Taman Gili
Malam
ini tidak ada derau angin
dingin
meruang, bulan jadi lain
rindu
yang mengental
Sendiri
di taman Gili…
menyusur
relung relung kolam
tangkai
tangkai mawar
langit
langit, ruang penghakiman
tempat
percakapan terhenti
akhir
cinta yang tumbuh.
Sekejap
bayangmu meriak
antara
teratai dan gemercik sunyi
Kejarku,
biarkan aku memahat
pada
tiap sudut genangmu
dan
jejak cetak wajahmu
agar
aroma kamboja
meruak
di ruang kekalmu
merangkai
cinta kefanaanku
pada
esok yang mungkin
tidak
datang...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar