Selasa, 01 November 2016

Taman Gili

Malam ini tidak ada derau angin
kerlap lampu hilang warna
dingin meruang, bulan jadi lain
rindu yang mengental

Sendiri di taman Gili
menyusur relung relung kolam
tangkai tangkai mawar
langit langit, ruang penghakiman
tempat percakapan terhenti
akhir cinta yang tumbuh.

Sekejap bayangmu meriak
antara teratai dan gemercik sunyi
Kejarku, biarkan aku memahat
pada tiap sudut genangmu
dan jejak cetak wajahmu
agar aroma kamboja
meruak di ruang kekalmu
merangkai cinta kefanaanku
pada esok yang mungkin
tidak datang...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar