Sungai Unda
:(Kepada Isworo)
Sungai
itu memberiku seorang perempuan
kau
bilang lemah, ia lebih kuat darimu
Sesehari
air matanya tumpah
menggarami
muara, menderasi anak anak sungai
Dua
tangannya menangkup air
mengisinya
dalam saku celanaku
Katanya;
"pergi dan cintai...."
Hari
itu, ia memungut batu batu hidup
dari
jiwa yang lelah, yang tak pernah diberi padanya
memolesnya
dengan cinta
merangkainya
jadi tiang tiang rumah
menegakkannya
hingga ke jantung jiwaku
Gelap
pagi tepi aliran
bersama
gemercik matahari
terdengar
lirih kata-katanya
dalam gemeretak batu batu bergulir
kepada
Tuhannya ia menumpahkan pergulatannya
ucapan
ucapan berkat, nyanyi nyanyi sunyinya
dari
yakin cintaNya yang tak pernah lekang
bumi
yang selalu berubah
sungai
yang terus mengalirkan
cerita
rahasia, cinta rahasia,
nyanyi
rahasia...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar